KTH Lestari Alam

Desa Sepauk, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang

Berdiri 2018
28 Anggota Aktif
Desa Sepauk, Kecamatan Sepauk
Gula Kelapa Organik 1.500 kg/tahun
Minyak Kelapa Murni (VCO) 800 liter/tahun

Pohon Kelapa yang Lebih Tua dari Indonesia

Di belakang rumah Pak Karso, ada empat pohon kelapa yang konon sudah berdiri sejak sebelum Indonesia merdeka. Batangnya sudah melengkung sedikit karena usia, tapi produktivitasnya tidak pernah menurun. Setiap minggu, pohon-pohon ini tetap menghasilkan nira yang cukup untuk diisi tiga kaleng besar.

“Nenek saya yang menanam ini,” kata Pak Karso sambil memanjat pohon dengan alat sadap yang sudah berlumur getah pohon. “Nenek saya bilang, kelapa itu tidak pernah menghianati. Yang penting kamu tahu cara merawatnya.”

Pak Karso adalah salah satu from 28 anggota KTH Lestari Alam di Desa Sepauk. Kelompok ini adalah yang tertua dari semua KTH di wilayah KPH Sintang Timur, dan mungkin juga yang paling konsisten dalam menjaga tradisi produksi gula kelapa dan VCO tanpa kimia sintetis.

Gula Kelapa: Pelestarian yang Menjadi Commodities

Gula kelapa di Sepauk bukan produk baru. Resepnya sama seperti yang dilakukan nenek moyang mereka selama berabad-abad. Tapi KTH Lestari Alam memberikan sesuatu yang tidak dilakukan tradisi leluhur: sertifikasi organik dan standar kualitas yang bisa dijual ke pasar modern.

Perbedaan utama antara gula kelapa biasa dan yang diproduksi KTH Lestari Alam:

Bahan baku β€” Nira hanya diambil dari pohon kelapa yang tidak pernah diberi pupuk kimia atau pestisida. Ini penting karena jika pohon induk sudah contaminated, nira juga akan mengandung residu.

Proses produksi β€” Nira langsung ditanak begitu sampai di tempat produksi (tidak menunggu berjam-jam yang bisa menyebabkan fermentasi tidak terkontrol). Proses memasak dilakukan dengan api kayu bakar yang sumbernya dari kayu-kayu pruned, bukan dari pohon hutan.

Tidak ada bleaching β€” Gula kelapa pasar sering diputihkan dengan bahan kimia untuk tampil lebih putih dan marketable. Gula KTH Lestari Alam berwarna cokelat natural β€” ini bukan tanda “kualitas rendah” tapi justru bukti bahwa tidak ada proses pemutihan.

Indeks Glikemik rendah β€” Gula kelapa memiliki IG sekitar 35, jauh lebih rendah dari gula pasir (65-70) atau gula aren (50-55). Ini penting untuk penderita diabetes atau yang menjaga kadar gula darah.

VCO: Proses Dingin yang Menyimpan Segalanya

Virgin Coconut Oil (VCO) dari KTH Lestari Alam berbeda dari minyak kelapa biasa yang dijual di minimarket.

Perbedaannya terletak pada suhu proses. Minyak kelapa biasa biasanya diproduksi dengan metode rbd (refined, bleached, deodorized) β€” dipanaskan tinggi, diberi bahan kimia untuk menghilangkan bau dan warna, lalu dimurnikan ulang. Proses ini menghilangkan banyak nutrisi.

VCO KTH Lestari Alam dibuat dengan metode cold pressed β€” daging kelapa segar diparut, diperas dingin, dan minyak dipisahkan dari air kelapa tanpa pemanasan sama sekali. Ini сохраняСт:

  • Asam laurat (~50%) β€” jenis asam lemak yang sama yang ditemukan dalam ASI, diketahui memiliki sifat antimikroba
  • Vitamin E alami β€” antioksidan yang baik untuk kulit
  • Medium Chain Triglycerides (MCT) β€” fatty acids yang cepat dikonversi menjadi energi, bukan disimpan sebagai lemak

“Ini bukan minyak goreng biasa,” kata Bu Nurlina, salah satu anggota yang fokus pada produksi VCO. “Kalau kamu pakai untuk menggoreng di suhu tinggi, kamu tidak memanfaatkan potensinya. VCO ini paling baik diminum langsung satu sendok makan setiap pagi, atau dipakai untuk skincare.”

Dari Desa untuk Dapur Sehat Anda

KTH Lestari Alam tidak menggunakan platform e-commerce besar karena mereka belum memiliki kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi order besar. Tapi mereka menyambut baik konsultasi melalui WhatsApp untuk pembelian langsung.

“Gula kami cocok untuk keluarga yang aware dengan gula consumption,” jelas Kasi. “VCO cocok untuk orang-orang yang peduli dengan kesehatan kulit dan pencernaan. Tapi yang paling senang biasanya ibu-ibu yang punya anak autistic β€” mereka sudah lama mencari gula tanpa pemutih.”

Produk gula kelapa dan VCO KTH Lestari Alam diproduksi berdasarkan order. Tidak ada stok menumpuk. Ini menjaga kesegaran produk tapi juga berarti lead time bisa 3-5 hari untuk preparation.


Hubungi kami untuk konsultasi produk: πŸ“± 0815-2154-4417 (WhatsApp tersedia)

Chat WhatsApp